SUMENEP || SF – Warga Dusun Longos, Desa Longos, Kecamatan Gapura, dikejutkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia berinisial M, 73, yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Jumat (7/8).
Polisi menduga korban mengakhiri hidupnya, namun penyebab pasti kematian tidak dapat dipastikan karena keluarga menolak dilakukan visum maupun autopsi.
Korban yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Informasi tersebut kemudian diteruskan aparat Desa Longos kepada Polsek Gapura sekitar pukul 09.30 WIB.
Mendapat laporan, Kapolsek Gapura bersama anggotanya langsung mendatangi lokasi. Polisi kemudian berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Sumenep dan tenaga medis dari Puskesmas Gapura untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, korban diketahui telah lama menderita penyakit menahun yang tak kunjung sembuh. Kondisi itu menjadi dasar dugaan sementara bahwa korban mengakhiri hidupnya.
Namun, kepastian penyebab kematian tidak dapat dipastikan secara medis. Pasalnya, pihak keluarga menolak dilakukan visum maupun autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan.
Keluarga juga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah serta tidak akan menempuh jalur hukum ataupun mengajukan tuntutan kepada pihak mana pun.
Polresta Sumenep mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga, terutama mereka yang tengah menghadapi penyakit berkepanjangan atau tekanan hidup.
Masyarakat juga diharapkan segera mencari bantuan kepada keluarga, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, maupun tenaga profesional apabila menemukan seseorang yang menunjukkan tanda-tanda keputusasaan atau gangguan emosional.
Polresta Sumenep turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengajak masyarakat menghormati privasi keluarga dengan tidak menyebarluaskan foto maupun informasi yang dapat memperdalam duka mereka. (*)
Penulis : Asmuni
Editor : Redaksi
Sumber Berita: https://Suara%20Faktual












